sH4ReD iNfOrM4TiOn fRoM n tO sPeNdUT4

Selasa, 07 Desember 2010

Magnus Gosta Minttag-Leffler (1846-1927)

Magnus Gosta Mittag-Leffler
(1846 – 1927)
Masa kecil
Ayah Gosta bernama Johan Olog Leffler dan ibunya bernama Gustava Wilhelmina Mittag. Sungguh mengherankan nama anaknya adalah gabungan nama ayah dan nama ibu. Pada saat pasangan itu menikah, pihak ibu menggunakan nama belakang ayah. Anak sulung ini kemudian baru ditambah dengan nama Mittag setelah berusia 12 tahun. Maksud yang terkandung adalah agar nama kakek dari pihak ibu diabadikan lewat nama irtu.  Johan Olog adalah seorang guru, sebelum akhirnya menjadi kepada sekolah lanjutan di Stockholm. Pekerjaan lain adalah merangkap menjadi anggota parlemen. Gosta lahir di rumah dinas, namun ketiga adiknya (satu perempuan dan dua laki) lahir di rumah milik sendiri. Ketiga adiknya tidak menyandang “gabungan” nama itu lagi. Nenek-moyang keluarga ayah maupun ibu Gosta adalah orang Jerman, namun sudah beberapa generasi tinggal di Swedia. Keturunan dari pihak ayah adalah seorang pembuat kapal sedang dari pihak ibu adalah majelis gereja di semuah desa. Tidaklah mengherankan apabila liburan Gosta selalu pergi desa tempat neneknya ini.
Belajar matematika di Paris
Bakat matematika Mittag-Leffler sudah tampak pada muda usia. Lingkungan pergaulan ayahanda, sebagai kepala sekolah, membuat mereka sekeluarga fasih dengan matematika. Melihat perkembangan bakat matematika Mittag-Leffler di sekolah, sang guru menyadari bahwa bidang Mittag-Leffler adalah matematika. Saat itu umur Mittag-Leffler masih 12 tahun dan bersekolah di Gymnasium di Stockholm.

Awalnya Mittag-Leffler memperoleh pendidikan dalam bidang aktuari namun kemudian menekuni matematika. Mittag-Leffler kuliah di universitas Uppsala pada tahun 1865. Lulus pada tahun 1872 dengan tesis berjudul Aplikasi-aplikasi dari prinsip berargumen (On applications of the argument principle). Lulus dan Mittag-Leffler diangkat menjadi pengajar tidak tetap di universitas Uppsala pada tahun itu pula. Dengan gaji yang diterima dan menerima bea siswa untuk meneruskan studi di mancanegara selama tiga tahun. Menjelang penghujung tahun 1873, Mittag-Leffler berangkat ke Paris.

Bertemu dengan matematikawan Perancis di Parais seperti Bouquet, Briot, Chasles, Darboux dan Liouville, namun tujuannya utama adalah belajar dari Hermite. Mengikuti kuliah Hermite tentang fungsi-fungsi elips yang dianggapnya sangat sulit. Akhirnya menghadap bertemu secara pribadi dengan Hermite sebelum disarankan agar mengikuti kuliah Weierstrass. Pada tahun 1875, Mittag-Leffler pergi ke Jerman dan mengikuti kuliah dari Weierstrass. Pengalaman selama tiga tahun menuntut ilmu di Paris dan Berlin membuat pemikirannya berkembang. Disebutkan bahwa Hermite maupun Weierstrass mengajar semua mahasiswa tanpa sentimen nasionalisme.
Tetap di Jerman
Pada saat Mittag-Leffler masih di Berlin, dia mengetahui bahwa profesor matematika di Helsingfors (sekarang disebut dengan Helsinki), Lorenz Lidelof, mengundurkan diri dan mengerjakan tugas-tugas administratif. Rencananya Mittag-Leffler akan mengirim surat lamaran guna mengisi jabatan kosong itu, namun ketika menghadap Weierstrass untuk meminta ijin, ternyata dilarang olehnya. Weierstrass yang menyebutkan agar Mittag-Leffler meneruskan kuliah profesor di universitas Berlin, dimana dia sudah mendapat perkenan dari menteri kebudayaan yang dimohonkan oleh Weierstrass. Memang pada saat itu terjadi perang antara Prusia di bawah Bismarck dengan negara-negara lain, dimana sewaktu-waktu Swedia dan Belanda juga ditaklukkan. Arogansi bangsa Jerman memang kuat dan cenderung melakukan diskriminasi pada mahasiswa asing. Namun yang tidak terduga bahwa mereka (bangsa Jerman) dapat menerima keberadaannya dan kuliah di bawah bimbingan matematikawan handal seperti: Kummer, Kronecker, Helmholtz, Kirchoff, Borchardt dan lain-lainnya. Penjelasan ini penting bagi posisi Mittag-Leffler yang melakukan perjalanan ke mancanegara terutama reaksi dari negara-negara yang terlibat perang. Pernah belajar matematika di Perancis dan Jerman – pusat matematikawan handal, membuat nama Mittag-Leffler mempunyai internasional.
Karya-karya
Tahun 1876, Mittag-Leffler ditunjuk untuk mengepalai universitas Helsinki. Lima tahun kemudian, pulang ke Stockholm dan menduduki posisi di universitas di sana. Tidak lama memangku jabatan ini, Mittag-Leffler memprakarsai penerbitan jurnal baru dengan lingkup internasional Acta Mathematica (1882). Ide awal jurnal ini berasal dari Sophus Lie, namun karena Gosta yang namanya lebih dikenal di Eropa dan dukungan dana dari oleh istri Gosta yang kaya, akhirnya diterbitkan.  Ternyata bukan dana yang dibutuhkan namun reputasi internasional. Dibutuhkan penulis-penulis berkaliber untuk mengisi. Tidaklah mengherankan apabila makalah-makalah karya Cantor dan Poincare mengisi jurnal ini pada awal-awal penerbitannya.

Pada periode ini pula, Mittag-Leffler mulai berkiprah. Karya-karyanya meliputi analisis matematikal (terkait dengan limit dan kalkulus, geometri analitik dan teori probabilitas). Menekuni teori fungsi-fungsi umum, yaitu mengupas hubungan antara peubah bebas dan peubah tidak bebas. Pengaruh Weierstrass terasa kental, bahkan berusaha menghasilkan theorema umum, theorema Mittag-Leffler, dengan menggunakan bahan-bahan kuliah Weierstrass. Akhirnya dapat mengeneralisasi theorema Weierstrass untuk fungsi-fungsi meromorphik yang disajikan dalam  Acta Mathematica (dalam bahasa Perancis) pada tahun 1884. Pada makalah ini termaktub topologikal umum pada titik-titik tak terhingga yang didasarkan pada teori himpunan dari Cantor. 
Oleh karena menggunakan dasar dari teori Cantor, maka Kronecker menolak mengarang untuk Acta Mathematica. (baca: Cantor). Tidak lama setelah terbitnya karya tersebut, datanglah Sofia Kovalevskaya di Stockholm atas undangannya. (baca: Sofia Kovalevkaya). Mereka adalah temah karena sama-sama bekas murid Weierstrass.

Antara tahun 1900 – 1905, Mittag-Leffler menerbitkan lima makalah yang disebutnya “catatan kecil” dengan pokok bahasan deret divergen. Maksud yang ingin dicapai adalah membangun analitikal berkesinambungan dari deret berpangkat yang terletak di luar lingkaran konvergen, yang kemudian dikenal dengan sebutan bintang Mittag-Leffler.

Masa tua
Setelah merasa mantap di universitas Stockholm, pada tahun 1882, Mittag-Leffler menikah dengan Signe af Lindfors yang berasal dari keluarga kaya. Mereka berkenalan sewaktu Mittag-Leffler masih di Helsinki. Meskipun nenek-moyang Signe berasal dari Swedia namun tinggal di Firlandia. Mereka tinggal di Djursholm yang letaknya tidak jauh dari Stockhol, meskipun sering pulang ke tanah kelahirannya Tallberg yang letaknya 300 km dari Stockholm. Tahun 1916, bersama istrinya, Mittag-Leffler mendirikan Academy of Sciences di rumah mereka di Stockholm karena Perang Dunia I yang meletus pada periode itu membuat dana untuk mendirikan yayasan matematikal gagasannya “hilang” nilainya. Institut tetap didirikan dirumahnya dan sekarang menjadi pusat penelitian matematika.

Penghormatan besar diberikan kepada Mittag-Leffler karena pengabdiannya kepada matematika. Mittag-Leffler adalah simbol dari matematikawan Skandinavia yang terkenal pada kurun waktu itu. Terpilih menjadi anggota Royal Society London pada tahun 1896.
Sumbangsih
Era bahwa ilmu pada umumnya dan matematika pada khususnya tidak mengenal nasionalisme. Proses pembelajaran Mittag-Leffler yang dimulai dari tanah kelahirannya (Swedia) dan lebih banyak menghabiskan waktunya di Jerman dan beberapa tahun di Perancis membuat dirinya mempunyai wawasan matematika yang paling beragam. Matematikawan kelas Eropa akan tergiang di dalam otak begitu melihat kiprah menerbitkan jurnal Acta Mathematica dalam berbagai bahasa dan menampung karya-karya matematikawan dari negara manapun. Namanya kembali mengaungkan matematikawan bangsa Skotlandia yang sudah tenggelam selama lebih dari 50 tahun.

0 comments:

Poskan Komentar